Selamat Datang di Blog ERWIN DARPO : Ragam Kesehatan
9 Faktor Pemicu Resiko Timbulnya Diabetes dan Solusi Pencegahannya

9 Faktor Pemicu Resiko Timbulnya Diabetes dan Solusi Pencegahannya

Setiap orang perlu mengenali faktor-faktor resiko timbulnya diabetes. Pertama, memungkinkan Anda dapat menghindari beberapa faktor resiko yang akan terjadi. Kedua, agar dokter dapat membuat diagnosis sedini mungkin jika memang Anda sudah terkena diabetes, menanggulanginya dengan baik, dan mencegah terjadinya komplikasi yang membahayakan.
 

Mengenal 9 Faktor Pemicu Resiko Timbulnya Diabetes

Berikut ini 9 Faktor Pemicu Resiko Timbulnya Diabetes yang perlu Anda ketahui.

1. Faktor Keturunan

Jika ada anggota keluarga yang terkena diabetes, Anda beresiko terkena diabetes. 

2. Faktor Ras atau Etnis

Orang kulit hitam lebih mudah terkena diabetes daripada ornag kulit putih. Orang Asia juga punya resiko tinggi mengidap diabetes.

3. Faktor Usia

Resiko terkena diabetes akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada usia di atas 40 tahun. 

4. Faktor Obesitas

Semakin banyak timbunan lemak di perut, semakin sulit insulin bekerja, sehingga kadar gula darah akan mudah naik dan semakin beresiko terkena diabetes. 

5. Faktor Kurang Gerak Badan

Makin kurang gerak badan, makin mudah seseorang terkena diabetes. 

6. Faktor Kehamilan

Diabetes rata-rata terjadi pada 2 s.d 5 persen wanita hamil. Diabetes pada masa kehamilan disebut diabetes tipe gestasi. Keadaan ini terjadi karena pembentukan beberapa hormon pada wanita hamil yang resisten terhadap insulin.

7. Faktor Infeksi

Inveksi virus bisa menyerang pankreas, merusak sel pankreas, dan menimbulkan diabetes.

8. Faktor Stress

Stress menyebabkan hormon counterinsulin, yang bekerja berlawanan dengan insulin, menjadi lebih aktif. Sehingga kinerja insulin terhambat dan glukosa darah mengalami peningkatan. 

9. Faktor Obat-obatan

Beberapa obat dapat meningkatkan kadar gula darah dan menjadikan Anda beresiko terkena diabetes. Contohnya: hormon steroid, beberapa obat antihipertensi (penyekat beta dan diuretik), obat penurun kolesterol (niacin), obat tuberkulosa (INH), obat asma (salbutamol dan terbutaline), obat HIV (pentamidine, protase inhibitor), dan hormon tiroid (levothyroxine).

Setelah mengenal 9 faktor pemicu timbulnya diabetes, ANda dapat melihat bahwa 3 faktor di antaranya (keturunan, ras, dan usia) itu tidak dapat dihindari. Namun, kita masih memiliki upaya untuk meminimalisir resikonya. Adapun 6 faktor lainnya, seharusnya dapat kita kendalikan sepenuhnya.

 

Upaya Pencegahan Timbulnya Diabetes

Sebelum terlambat, cobalah 10 cara mencegah diabetes berikut.

1. Kurangi Lemak Tubuh Berlebih

Cara mencegah diabetes yang pertama dengan menghilangkan lemak berlebih pada tubuh Anda. Kelebihan berat badan merupakan faktor risiko besar untuk diabetes. Sebaliknya, setiap kilogram (2,2 pon) berat badan yang hilang mengurangi risiko diabetes sebesar 16 persen.

2. Diet Rendah Kalori Berbasis Bbuah dan Sayur

Makan berbagai buah dan sayuran – studi pola diet menunjukkan bahwa ini menjadi cara mencegah diabetes. Makanan yang harus dihindari adalah mereka yang kaya lemak trans (juga disebut lemak terhidrogenasi), lemak jenuh, dan gula. Anda dapat memancaatkan Spirulina dan Chlorophyll Plus untuk kepentingan poin penting ini.

3. Cukupkan Minum Air

Studi menghubungkan minuman manis dengan obesitas dan diabetes. Hindari minuman tersebut maka dapat mencegah diabetes dan menurunkan risiko obesitas.

4. Selalu Aktif Bergerak

Ketidakaktifan fisik meningkatkan risiko diabetes. Olahraga membuat sel lebih sensitif terhadap insulin. Penelitian 2006 tersebut melibatkan relawan yang berolahraga cukup selama 150 menit seminggu. Cara mencegah diabetes ini akan berjalan cepat.

5. Kendalikan Stres

Respons stres memicu pelepasan beberapa hormon yang meningkatkan gula darah. Studi menunjukkan bahwa meditasi kesadaran meningkatkan kemampuan untuk mengatasi stres. Aktivitas fisik dan dukungan sosial juga membantu menghilangkan stres.

6. Cukup Tidur

Kurang tidur kronis dan kualitas tidur yang buruk meningkatkan risiko diabetes dan obesitas. Jika Anda terus mengalami masalah tidur, segera hubungi dokter.

7. Kontrol Tekanan Darah

Biasanya orang dapat melakukan ini dengan olahraga teratur, diet seimbang dan dengan menjaga berat badan yang sehat dapat mencegah diabetes. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin memerlukan obat yang diresepkan oleh dokter Anda.

8. Kurangi Resiko Penyakit Kardiovaskular

Diabetes dan penyakit kardiovaskular memiliki banyak faktor risiko yang umum, termasuk obesitas dan aktivitas fisik. Untuk kepentingan ini, ahli medis di banyak negara merekomendasikan konsumsi rutin ProArgi-9 Plus.

9. Batasi Makanan Cepat Saji dan Olahan

Makanan yang enak dan kaya bumbu, biasanya tinggi garam, lemak dan kilojoule. Untuk mencegah diabetes, sebaiknya Anda memasak sendiri menggunakan bahan-bahan segar dan tidak menggunakan penyedap rasa jika memungkinkan.

10. Jadwalkan Janji Medis

Ciri-ciri peringatan diabetes tipe 2 kurang dramatis dibandingkan diabetes tipe 1. Itu sebabnya penting untuk menemui dokter Anda secara teratur.










Selamat Datang di Blog ERWIN DARPO : Ragam Kesehatan Lainnya
Lama Menjomblo Tingkatkan Risiko Sakit Jantung
Lama Menjomblo Tingkatkan Risiko Sakit Jantung
Kamis, 12 Mei 2016 15:40 WIB
Setelah menganalisa data-data yang terkumpul, para peneliti menemukan bahwa kesendirian dan isolasi berkaitan dengan meningkatnya risiko jantung koroner hingga 29 persen pada orang dewasa. Kesendirian dan isolasi juga dinilai berkaitan dengan meningkatnya risiko stroke hingga 32 persen.
Merokok dan Penyakit Jantung Koroner
Merokok dan Penyakit Jantung Koroner
Sabtu, 08 Desember 2018 09:56 WIB
The American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa penyakit yang disebabkan oleh merokok setiap tahun menghancurkan lebih dari 440.000 orang di Amerika Serikat: Kebanyakan perokok muda, yakni anak-anak dan remaja. Perokok memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit paru-paru, ini termasuk kanker paru-paru dan emfisema. Perokok juga memiliki peningkatan risiko Penyakit jantung koroner dan stroke.
Apa yang dilakukan minuman ringan..
Apa yang dilakukan minuman ringan..
Jum'at, 18 Maret 2016 15:57 WIB
Minuman ringan dapat menguras kalsium dari tulang, sehingga membuat tulang menjadi lemah dan rapuh. Asam fosfat yang ditambahkan dalam minuman ringan membuatnya jadi asam dan itu bisa menggerus kalsium dari tulang Anda.
Hidup Sehat bukan berarti tidak pernah sakit
Hidup Sehat bukan berarti tidak pernah sakit
Senin, 14 Maret 2016 15:43 WIB
Hidup Sehat bukan berarti tak pernah sakit Hanya berusaha Sebaik mungkin untuk Tetap Sehat

Perlu Bantuan?

Hai, Saya ERWIN DARPO Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 08159222650 atau di WhatsApp 08159222650 :

Kirim Pesan  Chat WhatsApp